Wednesday, 30 December 2015

6 Hijab Style Ala Dian Pelangi yang Paling Sering Digunakan



My dear Muslimah, adakah di sini yang suka dengan style hijab ala Dian Pelangi? Desainer sekaligus brand ambassador Wardah Cosmetics ini tidak hanya digemari hijabers di Indonesia, namun juga dunia. Bahkan namanya masuk dalam daftar 500 orang paling berpangaruh di dunia dalam hal fesyen, versi Business of Fashion. 




Sebagai publik figur, baik fashion maupun cara berhijab Dian selalu diikuti oleh jutaan orang di seluruh dunia. Terlebih di dunia yang serba hingar bingar (lagi-lagi iklan) ini, ditambah kemajuan gadget dan teknologi, hampir semua orang bisa mengakses instagram dengan super mudah. Jadi mereka bisa terus meng-update informasi terbaru mengenai Dian, termasuk style terbaru yang bisa diadopsi.

Menurutku pribadi, Dian termasuk seorang hijaber yang tetap menjaga kesederhanaan dalam hal berhijab. Terbukti dari sekian banyak fotonya, Dian sering terlihat mengenakan hijab segi empat yang dipasang sederhana. Biasanya hijab style rumit seperti dalam iklan terbarunya di televisi, hanya digunakan Dian pada even-event tertentu. Setelah sekian lama mengikuti Dian di intagram, akhirnya aku bisa menyimpulkan, ada beberapa model hijab yang menjadi andalan Dian. Dia memakai beberapa model hijab berikut berulang-ulang. Bahkan ada satu model yang menjadi ciri khasnya.

Mau tahu seperti apa saja? Take a look!


1. Identity Pashmina Style Ala Dian Pelangi

Kenapa aku katakan ala Dian Pelangi? Karena memang di antara sekian banyak model hijab Dian, inilah yang menjadi favoritnya, bisa dikatakan style hijab ini identik dengannya. Wajah Dian yang bulat telur dengan pipi yang sedikit chubby itu sangat pas dengan style hijab yang satu ini. Dian sering menggunakan style hijab ini untuk acara-acara, hari santai, bahkan saat jalan-jalan ke luar negeri. 

Pokoknya pashmina yang dipasang seperti ini akan bagus dipakai dalam kondisi apapun, kecuali jika kamu ingin memakai topi. Apabila ingin ditambah topi, sebaiknya pilih bahan yang tipis namun tidak menerawang. Jika tidak, volume di atas kepala yang sedikit besar akan membuat topimu mudah diterbangkan angin.
Berikut tutorial hijab pashmina ala Dian Pelangi ini:


# Gunakanlah inner berbahan tipis agar hijab bisa menempel di kepala dengan sempurna
# Letakkan pashmina di atas kepala dengan salah satu sisinya lebih panjang
# Pin di bawah dagu
#Tarik ke depan sisi yang panjang, kemudian lilitkan ke atas kepala, pin di kepala bagian samping.
#Rapikan hingga terlihat seperti dalam foto-foto di atas.


2. Elegant Scraft Ala Dian Pelangi

Selain pashmina, Dian juga sering mengenakan scraft. Versi pertama adalah versi ilegan dan kedua adalah simpel yang kutulis di nomor selanjutnya. Mengapa aku menamainya elegant scraft? Karena Dian sering memadukan hijab style satu ini dengan gaun-gaun, sehingga terlihat sangat ilegan. 



Cara memakai hijab style ini tidaklah sulit. Kamu cukup melihat fotonya, dan pasti langsung bisa membuatnya sendiri. Poin penting yang diperhatikan saat pemasangan hijab ilegan ini adalah posisi scraft di bagian wajah. Jangan letakkan scraft terlalu ke depan, melainkan tarik ke belakang sehingga pinggirannya sempurna membingkai wajahmu.  Selanjutnya silangkan dua sisi scraft ke belakang leher, dan pinlah dengan rapi di sana.


3. Simple Scraft Ala Dian Pelangi

Sama seperti hijab nomor dua, yaitu sama-sama menggunakan scraft. Perbedaannya adalah cara pemasangan. Jika style sebelumnya, hijab harus ditarik hingga seluruh pinggirannya menempel di kulit wajah, maka style scraft ini harus dipasang sedikit maju ke depan.


Hijab style ini biasa digunakan Dian untuk kegiatan sehari-hari yang lebih santai, misal sedang olah raga atau jalan-jalan pagi. Karena itulah pemakaiannya pun mudah. Ini adalah style hijab yang biasa dipakai oleh kebanyakan kita. Aku yakin kalian semua sudah fasih untuk memasang hijab simpel ini.


4. A Half of Turkish Pashmina Style ala Dian Pelangi
Kenapa aku beri nama ‘A half of Turkish pashmina style’? Karena cara pemasangannya mirip dengan hijab wanita Turki. Tapi tidak sama. Perbedaannya terletak di sisi hijab yang membingkai wajah. Jika wanita Turki melipat sisi hijabnya dulu, kemudian dipasang sedikit runcing dengan dua pin di kanan dan kiri kepala, maka style ala Dian tidak demikian. Dian memasang pashmina seperti biasa, yaitu membuat sisi yang membingkai wajah menempel pada kulit. Untuk sedikit aksen, bisa dilihat pada foto kedua. Di sana Dian sedikit memberi lipatan di bagian sanggul belakang. 

Original Turkish  pashmina hijab style (@karalardansena)


5. Pin above the Ear Scraft Ala Dian Pelangi

Hijab style ini sempat populer 3 tahun lalu. Banyak temanku di perkuliahan yang memakainya. Ada yang terlihat cocok ada pula yang justru tampak mengenaskan. Tapi Dian, pemakaian hijab seperti ini masih menjadi andalannya. Mungkin itulah perbedaan antara seseorang yang follows the fashion dan be your fashion

Seseorang yang terbiasa follows the fashion pasti akan kehilangan minat pada hal-hal lama, dan berusaha mencoba apa yang sedang trend. Sedangkan seseorang yang be your fashion selalu menciptakan style-nya sendiri. Selama sebuah style membuatnya nyaman, ia akan tetap memakainya meskipun seluruh dunia telah mencampakkan style tersebut. 



Cara memasang hijab Pin above the Ear Scraft ini cukup mudah. Kamu tinggal memakai inner pilihan, lalu lipatlah scraft menjadi segitiga, letakkan di atas kepala, ambil salah satu sisi dan pin di atas telinga. Biarkan sisi yang lain menjulur panjang hingga ke dada.


6. New Look Pin above the Ear Scraft ala Dian Pelangi


Aku menambahkan New Look karena style ini merupakan upgrade dari style no.4. Cara pemasanganya masih sama. Hanya saja sisi yang tadinya dibiarkan menjulur, kamu silangkan ke bahu lalu pinlah di sana. Lihat pada gambar dan kamu akan tahu cara memakainya. It’s too simple.

Itulah tadi Dear Muslimah, lima hijab style ala Dian Pelangi yang aku rangkum untukmu. Bagaimana pun style hijab yang kamu kenakan, pastikan itu nyaman dan tidak menyiksa dirimu sendiri. Penggunaaan hijab yang rumit serta membutuhkan banyak pin sangat tidak disarankan untuk aktivitas harian yang panjang, kecuali untuk event-event seperti wisuda, kondangan, atau hal serupa lainnya. Good luck!


Lots of love

Sofia

Monday, 28 December 2015

Wisata Cina: Keromantisan Sungai Li di Gullin



Cina, selain dipenuhi dengan tempat-tempat wisata peninggalan para dinasti, ternyata juga memiliki sebuah sungai yang memiliki sihir untuk menarik wisatawan. Namanya Sungai Li atau Lijiang,  merupakan  sebuah sungai sepanjang 83 kilometer ini mengalir dari Gullin menuju Yangshuo dengan pemandangan pegunungan Karst yang membentang. 

Aliran sungai Li berasal dari pegunungan Mao’er dan mengalir ke arah selatan melalui Gullin, Yangshuo, dan Pingle. Sesampainya di Pingle, sungai ini menyatu dengan sungai Lipu dan sungai Gongcheng. Sejak dulu hingga kini, banyak literatur kuno dan sastra modern Cina yang terinspirasi dari keindahan bukit-bukit karst dan sungai Li. 

Wednesday, 23 December 2015

Hijabi—6 Things not to Do!

photo by: Summer Albarcha

Hijab adalah identitas. Dengan menggunakan hijab, secara otomatis akan membuat orang yang melihatmu seketika tahu kamu adalah Muslim. Karena hijab adalah identitas itu pula, wajib hukumnya bagi seorang wanita untuk menjadi agen Muslim yang baik, karena segala yang kamu lakukan di area publik akan dianggap sebagai cerminan dari Islam. 

Oleh sebab itu, ada beberapa hal dalam list berikut yang sebaiknya jangan dilakukan oleh wanita Muslim:

Saturday, 19 December 2015

Belum Mampu Mencintai Allah Seutuhnya



Pernahkah di saat-saat tertentu kamu merasa begitu jauh dari Allah?

Aku sendiri, pernah. Bahkan sering. Biasanya saat menjelang Maghrib, aku sering duduk sendirian di luar rumah sambil mendengarkan ayat-ayat suci Al Quran yang menggema dari Masjid di seluruh penjuru kota, di saat itulah air mata sering jatuh sendiri. Momen menjelang Maghrib selalu mengingatkan pada dosa-dosa dan segala kewajiban kepada Allah swt yang sudah kutinggalkan dan tak terhitung jumlahnya.

Aku sering berpikir kembali, “Sebenarnya apakah tujuan kita hidup di dunia ini?”

Sebagai Muslim, dalam Al Quran telah dijelaskan

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi makan kepada-Ku. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rizki Yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” [Adz-Dzaariyaat: 56-58]

Ayat ini selalu berhasil membuatku diliputi penyesalan.

(Photos) Hijab Segi Empat ala Turki



Wednesday, 16 December 2015

[photo] BEHIND THE SUCCESS ARE...



No matter how old you are now. You are never too young or too old for success or going after what you want. Here’s a short list of people who accomplished great things at different ages
  • Helen Keller, at the age of 19 months, became deaf and blind. But that didn’t stop her. She was the first deaf and blind person to earn a Bachelor of Arts degree.
  • Mozart was already competent on keyboard and violin; he composed from the age of 5.
  • Shirley Temple was 6 when she became a movie star on “Bright Eyes.”

Saturday, 12 December 2015

Wanita Kantoran atau Punya Usaha Sendiri, Mana yang Lebih Menyenangkan?

Dulu hanya mimpi bisa bekerja di tempat yang seperti ini.

Alhamdulillah sejak beberapa hari lalu, aku sudah mulai bekerja di sebuah perusahaan peralatan medis, farmasi, dan laboratorium milik orang Singapore. Selain tiga hal yang sudah kusebutkan, perusahaan ini juga menyediakan tetek bengek yang kecil-kecil, seperti cordshet (colokan), brosur, and kalender kerja (Ini promosi atau apa?).

Demi masuk ke sini,  aku harus melewati tes dan interview yang panjang, rumit, plus susah. Tapi alhamdulillah akhirnya mereka memilihku untuk bergabung bersama staff lainnya. Inilah alasan kenapa akhir-akhir ini aku jarang sekali menulis di blog, ya karena setiap hari harus berangkat pukul 07.00 dan pulang pukul 16.00, kecuali Sabtu yang hanya setengah hari. Lalu malamnya aku sudah kelelahan.

Wednesday, 9 December 2015

7 Kunci Hidup Bahagia (photo)


Why We should to be Thankful?


Suatu hari, sekitar dua bulan lalu, aku pernah memiliki percakapan panjang dengan seorang sahabat via whatsapp. Dia bercerita tentang susahnya mendapat pekerjaan, tidak jauh berbeda denganku. Entah bagaimana ceritanya, di ujung percakapan itu, aku sempat menuliskan sebuah kalimat yang kurasa tidak pantas.

Aku bilang begini, “Sepertinya aku lelah berdoa. Tahun ini Allah seperti tidak henti-hentinya memberikan ujian padaku. Aku bingung kenapa hatiku tidak pernah merasa tenang.

Saturday, 5 December 2015

Tips dan Trik Cerdas Saat di Dapur yang tidak Pernah Terpikirkan!


Aku nggak termasuk golongan wanita yang sering bolak-balik dapur, mungkin karena sejak umur 13 tahun aku udah merantau ke Pesantren dan sejak itu nggak pernah masak sendiri. 

Saat kuliah pun aku nggak pernah masak. Lebih simpel dan murah beli lauk matang ketimbang masak yang justru menghabiskan waktu dan budget lebih banyak. Aktivitas masak biasanya hanya kulakukan pas pulang kampung setahun sekali. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...